ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
anugrah riauBerita, arsip, visual, dan kanal lokal dalam satu ekosistem.
BREAKING
Tekan Gangguan Kamtibmas di Jalan Raya, Polres Dumai Sisir Jalur Sultan Syarif Qasim hingga Jenderal SudirmanPelindo Regional 1 Dumai Sambut Positif Langkah RGB Tingkatkan Profesionalisme WartawanPelindo Regional 1 Dumai Harapkan Kepemimpinan Baru PWI Perkuat Sinergi PembangunanFrom Indonesia to the World, Pelindo FC Sukses Rebut Gelar Juara World Corporate Cup 2026Perkuat Integrasi dan Tata Kelola, Pelindo Ubah Mekanisme Penerbitan Nota Layanan BarangPastikan Pelayanan Pelabuhan Tetap Optimal, KSOP dan Pelindo Dumai Lakukan Evaluasi BerkalaPerkuat Soliditas dan Profesionalisme, RGB Gelar Konsolidasi dan Raker Semester II 2026Perkuat Sistem Pengamanan, Pelindo Dumai Satukan Persepsi Pemangku KepentinganJonatan Ginting: Persatuan dan Kebersamaan Jadi Modal Menghadapi Tantangan PerusahaanKabar Rekrutmen Damkar PHR Belum Resmi, Warga Minta Transparansi dan Kejelasan

Perkuat Integrasi dan Tata Kelola, Pelindo Ubah Mekanisme Penerbitan Nota Layanan Barang

Perkuat Integrasi dan Tata Kelola, Pelindo Ubah Mekanisme Penerbitan Nota Layanan Barang
Foto: Ist

ANUGRAHRIAU.COM – PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo melanjutkan transformasi korporasi melalui implementasi Penataan Peta Peran Pelindo Group Tahap II. Kebijakan ini menjadi bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat integrasi bisnis, meningkatkan efektivitas pengelolaan, serta memperjelas pembagian fungsi dan tanggung jawab antarentitas dalam mendukung optimalisasi layanan kepelabuhanan.

Implementasi tahap kedua tersebut mulai berlaku efektif pada 1 November 2026. Salah satu perubahan yang diterapkan adalah pengalihan penerbitan nota pelayanan jasa barang nonpetikemas di 20 cabang Pelindo yang sebelumnya diterbitkan oleh PT Pelindo Multi Terminal (PMT), selanjutnya akan diterbitkan oleh PT Pelabuhan Indonesia (Persero), termasuk di Cabang Dumai.

Dalam siaran pers yang diterima Jumat (30/10/2026), Executive General Manager Pelindo Regional 1 Dumai, Jonatan Ginting, menegaskan pentingnya koordinasi dan kesiapan seluruh unit kerja dalam mendukung implementasi kebijakan korporasi tersebut.

Menurut Jonatan, penataan peta peran bisnis harus ditindaklanjuti melalui kolaborasi lintas fungsi, pemenuhan aspek administratif dan operasional, serta komunikasi yang efektif dengan pengguna jasa maupun seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Implementasi penataan peta peran bisnis ini memerlukan kesiapan dan koordinasi seluruh unit kerja agar setiap tahapan dapat berjalan dengan baik. Kami berkomitmen mendukung kebijakan perusahaan dengan tetap memperhatikan kelancaran operasional, kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku, serta kualitas pelayanan kepada pengguna jasa,” ujarnya.

Ia menjelaskan, perubahan mekanisme penerbitan nota pelayanan tersebut tidak mengubah proses pelayanan operasional yang selama ini berlangsung di terminal. Seluruh aktivitas pelayanan tetap dilaksanakan dengan mengacu pada standar pelayanan yang berlaku di lingkungan Pelindo.

Untuk memastikan kelancaran proses peralihan, Pelindo juga memberikan perhatian terhadap masa transisi implementasi kebijakan tersebut. Pengguna jasa yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama proses peralihan dapat menghubungi layanan Customer Care Pelindo yang tersedia selama 24 jam setiap hari dan tujuh hari dalam sepekan.

Melalui implementasi Penataan Peta Peran Pelindo Group Tahap II, perusahaan berharap tercipta pengelolaan bisnis yang semakin terintegrasi, pembagian fungsi yang lebih jelas, serta proses bisnis yang lebih efektif dan efisien.

Transformasi tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat tata kelola dan daya saing perusahaan, tetapi juga memberikan kontribusi terhadap peningkatan kinerja serta kualitas pelayanan kepelabuhanan yang berkelanjutan bagi seluruh pengguna jasa. (adv)