ONLINEBerita terkini. Ringkas. Relevan.
anugrah riauBerita, arsip, visual, dan kanal lokal dalam satu ekosistem.
BREAKING
Tekan Gangguan Kamtibmas di Jalan Raya, Polres Dumai Sisir Jalur Sultan Syarif Qasim hingga Jenderal SudirmanPelindo Regional 1 Dumai Sambut Positif Langkah RGB Tingkatkan Profesionalisme WartawanPelindo Regional 1 Dumai Harapkan Kepemimpinan Baru PWI Perkuat Sinergi PembangunanFrom Indonesia to the World, Pelindo FC Sukses Rebut Gelar Juara World Corporate Cup 2026Perkuat Integrasi dan Tata Kelola, Pelindo Ubah Mekanisme Penerbitan Nota Layanan BarangPastikan Pelayanan Pelabuhan Tetap Optimal, KSOP dan Pelindo Dumai Lakukan Evaluasi BerkalaPerkuat Soliditas dan Profesionalisme, RGB Gelar Konsolidasi dan Raker Semester II 2026Perkuat Sistem Pengamanan, Pelindo Dumai Satukan Persepsi Pemangku KepentinganJonatan Ginting: Persatuan dan Kebersamaan Jadi Modal Menghadapi Tantangan PerusahaanKabar Rekrutmen Damkar PHR Belum Resmi, Warga Minta Transparansi dan Kejelasan

Penanganan Karhutla, Siswa Sespimmen Polri Periksa Lahan Bekas Terbakar di Dumai

Penanganan Karhutla, Siswa Sespimmen Polri Periksa Lahan Bekas Terbakar di Dumai
Foto: Ist

PORTALREDAKSI.COM, DUMAI — Siswa Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Sespimmen) Polri Dikreg ke-67 Tahun Anggaran 2026 melakukan peninjauan terhadap lahan bekas kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai, Kamis (10/9/2026).

Peninjauan berlangsung sekitar pukul 11.30 WIB di kawasan Parit Saruk, RT 008, Kelurahan Bangsal Aceh, Kecamatan Sungai Sembilan. Kegiatan tersebut turut didampingi Kabag Ops Polres Dumai Kompol Abdul Rahman, S.H., M.Han., KBO Intel Polres Dumai IPTU Samuel Eri Santoso, Kapolsek Sungai Sembilan IPTU Apriadi, S.H., M.H., serta sejumlah personel Polsek Sungai Sembilan.

Di lokasi, para siswa Sespimmen Polri melakukan pengecekan langsung terhadap kondisi lahan yang sebelumnya terdampak Karhutla. Mereka juga memeriksa keberadaan dan kondisi plang atau tanda peringatan Karhutla yang telah dipasang sebagai bagian dari upaya pencegahan kebakaran berulang.

Selain melakukan pemantauan, para siswa Sespimmen Polri bersama personel Polsek Sungai Sembilan turut memberikan edukasi kepada masyarakat. Edukasi dilakukan dengan membagikan brosur yang memuat imbauan serta larangan membuka lahan dengan cara membakar.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap bahaya dan dampak Karhutla. Langkah preventif dinilai penting untuk mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

Polres Dumai juga terus mengimbau masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak mengingat dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan, aktivitas masyarakat, serta menimbulkan kerugian sosial dan ekonomi.

Melalui edukasi dan pemantauan secara langsung di lapangan, kepolisian berharap kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi terjadinya Karhutla, khususnya di wilayah rawan, dapat ditekan. (rls)

 

Tag berita